Tuesday, February 10, 2009

Koleksi Electromode

Teknologi aliran energi menjadi latar belakang atau tema dalam pembahasan Electromode yang menghadirkan sebuah koleksi busana siap pakai (ready to wear) dan busana seni (art to wear) dengan gaya yang mengarah kepada eksentrik santai.
Koleksi Electromode menghadirkan bentuk-bentuk busana yang pas badan dan longgar, dengan siluet lurus, konstruksi dan terkesan santai. Pada tampilan busana wanita dihadirkan bentuk busana seperti top dengan potongan jacket yang direkayasa, pas badan dan longgar dengan bottom berupa celana dan rok dengan detil smok bertali. Sedangkan pada busana pria dihadirkan bentuk busana seperti potongan kemeja dan jaket berdetil sleting jaket dengan bottom berupa celana panjang berdetil beda bahan antar bidang, dan aksesoris pada pinggang menyerupai obi berdetil tali berwarna terang.
Secara keseluruhan koleksi electromode mengetengahkan detil berupa bordir zigzag sebagai ungkapan dari pancaran energi atau setrum, penggunaan tali-tali berwarna yang dipasang sejajar berulang menyerupai motif garis-garis yang diambil dari gaya eksentrik santai pada kolase, selain itu juga sebagai aplikasi dari sebuah sistem energi listrik yang didalamnya terdapat keteraturan. Penggunaan restleting jacket, saku bobok, teknik pembagian bidang dan garis prinses, dihadirkan sebagai ungkapan dari suasana modernitas. Sedangkan teknik smok berdetil tali yang memberikan kesan 3 dimensi dihadirkan sebagai ungkapan dari suasana berantakan, malapetaka yang diakibatkan oleh listrik.
Menggunakan bahan-bahan seperti katun, tulle, parasut, jacket, tafeta, jackguard, linen, kulit, twil, dan bludru. Warna-warna yang digunakan pada koleksi Electromode ini, adalah warna-warna yang kontras, solid dan cenderung polos seperti ungu, pink, biru, merah, jingga, hijau, cokelat, putih, abu-abu, kuning dan hitam.
Untuk menambah nilai estetis dalam Electromode di pilih tekstur bahan dengan perpaduan antara tekstur halus, kasar, licin dan lembut. Koleksi ini diperuntukkan bagi remaja pria dan wanita. “However, not only is it important to recognize that men have been as much, implicated in fashion, as much, “Fashion victims” as woman”.

Berdasarkan pembahasan, ternyata dari masing-masing memiliki benang merah yang saling berkesesuaian dan dapat dijadikan sebagai kerangka berpikir.
Benang merah yang terdapat pada tren gaya eksentrik santai, Teknologi aliran energi dan koleksi Electromode, terdapat pada pemilihan bahan yang bertekstur lembut, kasar, dan halus, seperti bahan-bahan katun dengan berbagai macam percampurannya, Linen, Taffeta, Kulit, Tulle, Jeans, Jackguard, dan brudru serta sejenis parasut.
Selain itu, warna-warna yang ditampilkan pun berkisar pada warna-warna kontras dengan sentuhan warna hitam dan putih, yang cenderung polos dan jika bermotif pun digunakan motif-motif geometrik.
Penerapan bentuk busana yang ditampilkan adalah bentuk-bentuk busana yang lurus, asimetris, pas badan dan longgar. Dengan detil teknik smok berdetil tali, stik jahitan variasi zigzag, bordir, lekatan tali, saku-saku bobok dan penggunaan restleting jacket.

Teknologi Aliran Energi

Teknologi aliran energi merupakan sebuah sistem yang didalamnya terdapat keteraturan. Dengan transmisi pengalir energi listrik sebagai sumber penggerak beragam sarana yang mempermudah berbagai aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Proses yang panjang mulai dari pembangkitan hingga sampai ke konsumen, menjadikan tenaga listrik tersebut tidak mudah dan tidak murah. Di dalam rumah tangga, kantor, bisnis, maupun industri, listrik menjadi prasyarat utama agar semua aktivitas kehidupan manusia berjalan lancar, aman dan nyaman. Seperti halnya lampu listrik yang merupakan sumber cahaya bagi kehidupan di malam hari. Pijarannya mampu memberikan warna kehidupan, ia seolah menjadi pengganti sang matahari. Namun tak jarang pula, kehadiran listrik menjadi sumber malapetaka dari kecerobahan, kelalaian dan keserakahan manusia, melalui maraknya kasus “pencurian” pemakaian daya listrik yang melampaui batas aturan pakai.
Kehidupan yang beraneka ragam dan tuntutan zaman, secara tidak langsung membentuk manusia menjadi makhluk yang berkesan begitu instant dan individualistik. Hal ini terlihat dari gaya berpakaian mereka yang tidak ingin sama satu dengan yang lainnya, namun tetap sesuai dengan trend. Penampilan menjadi modal utama dalam lingkungan pergaulan dan sosial. Manusia modern cenderung menyukai penampilan berkarakter sesuai dengan kepribadian mereka. Oleh sebab itu, dalam berpakaian, mereka menyukai tekstur bahan yang halus, lembut, kasar. Jenis bahan yang mereka sukai adalah jenis bahan yang mudah menyerap keringat dan mudah dalam perawatannya. Seperti bahan katun, Linen, taffeta, tulle, parasut, twil, jacguard dan jeans.
Aktivitas dan rutinitas dalam kehidupan sehari-hari, membuat manusia modern menyukai bentuk-bentuk busana yang lurus, pas badan dan longgar, konstruksi dan asimetris. Dengan detil berupa saku-saku bobok, lekatan tali, dan restleing jaket serta teknik smok berdetil tali, bordir dan sablon.
Perkembangan peradaban dan teknologi serta pertumbuhan ekonomi terus menerus meningkatkan kebutuhan energi listrik. Listrik mampu memberi warna dalam kehidupan manusia, jika digambarkan warna-warna itu adalah perpaduan dari warna-warna kontras dengan sentuhan warna hitam dan putih yang mengungkapkan suasana kehidupan yang dramatis dengan kemajemukan perangkat teknologi canggih, cahaya dan malapetaka.

Eksentrik Santai

Eksentrik santai merupakan gaya berbusana yang menampilkan pribadi modern dengan keunikan tersendiri, orisinal, berkarakter namun secara keseluruhan tetap berkesan santai. Semenjak beberapa dekade terakhir gaya tersebut diatas menampilkan sesuatu yang segar dan diminati dari segala usia apapun ukuran tubuh, bentuk wajah, warna kulit, serta model atau warna rambutnya. Lepas dari keanekaragaman fisik ini dapat di identifikasikan suatu faktor dasar yang mempersatukan, ialah kepribadian, gaya hidup, sikap terhadap pakaian dan keindahan.
Tipe pribadi yang memiliki gaya ini cenderung selalu tampil dengan percaya diri, sehingga melahirkan suasana yang khas, dan dinamis. Standar yang dipakai adalah individualistik2. Paduan warna yang digunakan bersifat eksentrik, tidak umum, seperti warna ungu, biru, pink, merah, coklat, hijau, kuning, jingga, hitam, putih dan abu-abu serta motif geometrik.
Jenis bahan yang disukai adalah kulit, tulle, linen, jeans, katun, parasut, dan taffeta. Dengan perpaduan tekstur bahan yang halus, kasar, lembut, dan licin. Detil yang ditampilkan dalam gaya ini berkesan orisinal, dengan penggunaan retsleting jacket sebagai aksen, teknik smok dengan 3 dimensinya, lekatan tali, saku bobok, stik variasi, bordir dan sablon.
Perempuan eksentrik santai adalah individu yang khas, kreatif, interesting, dan menggembirakan. Gaya berpakaiannya begitu mengundang perhatian. Menyukai bentuk-bentuk busana pas badan dan longgar, lurus, konstruksi, dan asimetris.

trend mode

Kecenderungan masyarakat masa kini akan sebuah tampilan mode yang mengikuti tren semakin berkembang pesat. Salah satu tren adalah menghadirkan sebuah tampilan gaya yang berkesan eksentrik namun tetap terlihat santai. Mengetengahkan warna-warna kontras dengan sentuhan warna hitam dan putih, yang memberikan kesan dramatis. Dengan motif-motif geometris seperti penggunaan garis yang berulang dan pembagian bidang yang berlawanan besar kecil.
Bahan yang digunakan dalam tren ini adalah bahan–bahan seperti katun dengan berbagai macam percampurannya, tulle, taffeta, kulit, linen, bludru, sejenis parasut, jeans, dan jackguard. Untuk mengungkapkan kesan santai, dalam tren ini ditampilkan bentuk- bentuk busana lurus, pas badan dan longgar, konstruksi serta asimetris. Dilengkapi dengan detil berupa sentuhan saku–saku bobok, retsleting jacket, tali- tali aneka warna, stik jahitan variasi zigzag bordir, sablon, serta teknik smok berdetil tali yang memberikan kesan 3 dimensi. Memadukan tekstur halus, kasar, lembut dan licin.